| Ditulis Oleh admint | |
| Wednesday, 08 September 2010 | |
| Jak Online – Persija kembali melakukan ujicoba dalam rangkaian persiapannya menghadapi ISL 2010 -2011. Setelah 2 ujicoba terakhir melawan klub dari internal Persija dan berhasil menghasilkan kemenangan yang cukup telak, kali ini Persija ujicoba melawan team yang cukup sepadan, yaitu Semen Padang, Klub yang musim ini baru saja promosi ke Liga Super. Pertandingan yang berlangsung Selasa 07/09/10 di Stadion Utama Gelora Bung Karno berlangsung cukup menarik. Persija kali ini menemukan lawan ujicoba yang seimbang, permainan berlangsung seimbang, walaupun secara keseluruhan Persija menguasai jalannya Pertandingan. Semen Padang yang diisi oleh skuad yang tidak kalah hebat dengan Persija karena dihuni oleh pemain – pemain berpengalaman di sepakbola Indonesia, seperti Elli Eiboy, Tomi Rifka, Syamsidar, Heru Nerli dan beberapa pemain asing yang sudah makan asam garam sepakbola Indonesia memberikan perlawanan yang cukup seimbang dalam pertandingan tersebut. Persija unggul terlebih dahulu pada babak pertama oleh Gol yang diciptakan oleh Ismed Sofyan dengan spesialisasi tendangan bebasnya yang bertahan sampai turun minum. Pertengahan babak kedua pemain baru Persija Julius Pongla Akosah diturunkan oleh Coach RD menggantikan Aliyudin, namun hasilnya belum begitu memuaskan. Akosah striker yang menurut info berpaspor Hongkong tersebut belum menunjukan kelasnya sebagai striker yang mumpuni. Diturunkan selama 30 menit terakhir Akosah nampaknya masih dalam proses adaptasinya dengan sepakbola Indonesia, karena memang sebelumnya tidak pernah merasakan iklim sepakbola Indonesia. Semen Padang pun berhasil menyamakan skor menjadi 1 – 1 melalui gol yang dibuat oleh David Pagbe yang menjadi skor akhir dalam pertandingan tersebut. Menurut pengamatan JO dalam pertandingan tersebut, permainan Persija dalam pertandingan tersebut masih terdapat kekurangan yang perlu dievaluasi, seperti control bola yang terlalu lama, passing mendasar yang masih suka salah. Selain itu JO juga sempat menanyakan kepada teman – teman the jak yang datang pada pertandingan itu, ada beberapa yang JO tanyakan pendapatnya tentang pertandingan tersebut mengatakan, pertandingan kurang maksimal buat Persija, aliran bola dari belakang, ketengah dan kedepan tidak begitu jalan, malah terlihat lebih mengandalkan umpan – umpan jauh dari belakang yang malah terkesan tidak efektif. Hal tersebut dibenarkan oleh Coach Rahmad, dalam sesi wawancara dengan para wartawan termasuk Crew JO di lapangan usai pertandingan mengatakan, hasil pertandingan ini cukup positif dimana bisa mengevaluasi dari jalannya pertandingan tadi. Dimana menurutnya sedikit kecewa dengan penguasaan bola yang terlalu lama, sehingga aliran bola tidak berjalan sesuai dengan skema yang diinginkan. Masih terdapat pula passing mendasar yang kerap salah dilakukan oleh pemain, hal tersebut akan menjadi pelajaran dan evaluasi menyeluruh agar kedepannya bisa lebih baik lagi. Masih dalam wawancara tersebut RD mengatakan Greg dan Bayemi dijadwalkan akan tiba esok hari (hari ini) atau maksimal lusa ( Kamis 09/10/10 ), semua persyaratan baik visa maupun dokumen – dokumen lainnya sudah selesai diurus. Dengan bergabungnya 2 pemain asing dan pemain yang masuk timnas nantinya ( Bambang Pamungkas, Toni Sucipto dan M. Nasuha ) saya bisa lebih bisa meramu startegi lain yang bagus. Jadwal dan program latihan selanjutnya akan digelar TC mulai tanggal 13 September 2010 di Cilegon, dan akan ada ujicoba melawan Arema tanggal 18 September 2010 di Kanjuruhan kota Malang, pungkas Rahmad Darmawan dalam wawancaranya. (ZNI – JO ) | |
| Pemutakhiran Terakhir ( Wednesday, 08 September 2010 ) |
Selasa, 07 September 2010
Persija Ditahan Imbang Semen Padang 1-1
Sabtu, 04 September 2010
Wawancara Exclusive Jak Online Dengan Coach RD
| Ditulis Oleh admint | |
| Saturday, 04 September 2010 | |
| JakOnline-Setelah membuat janji untuk melakukan wawancara secara Exclusive dengan “Coach” Persija Jakarta, Bp.Rahmad Darmawan (RD) maka setelah sesi ujicoba Persija vs PS. Urakan yang dilangsungkan di Stadion Lebak Bulus Jakarta pada hari Sabtu 4/9, Jak Online berkesempatan mewawancarai RD secara singkat & exclusive, berikut hasil wawancara singkat Jak Online dengan RD, JO : Apa kabar Pak, bagaimana rasanya bergabung kembali ke team Persija ? RD : Kabar baik tentunya, saya tentu saja sangat senang bisa bergabung kembali di team Persija Jakarta. JO : Bapak pernah melatih Persija di tahun 2006 dan saat itu Persija belum mempersembahkan gelar juara dan kabarnya hal ini dikarenakan materi pemain yang pada waktu itu bukanlah pilihan Bapak sendiri, apakah di musim ini keinginan Bapak untuk menentukan pemain sudah diakomodir cukup baik oleh manajemen ? RD : Ya, saya cukup puas dengan materi pemain yang sudah ada saat ini dibandingkan dengan saat saya melatih di tahun 2006 karena saya saat ini diberikan kebebasan untuk menentukan pemain sesuai dengan skema permainan yang saya inginkan nantinya. JO : Sejauh ini apakah manajemen masih campur tangan dalam hal penentuan siapa-siapa pemain yang nantinya akan direkrut oleh Bapak untuk masuk kedalam team Persija ? RD : Tidak juga, kalaupun ada beberapa usulan dari manajemen itu hanya bersifat “Advise” saja, namun keputusan tetap ada ditangan saya dan sejauh ini saya sangat puas dengan hal ini. JO : Jika dilihat dari materi pemain yang telah ada saat ini di Persija, sejauh mana perbandingannya dengan team Sriwijaya FC yang sebelumnya Bapak latih ? RD : Tentunya materi pemain yang ada saat ini di Persija lebih lengkap karena diberbagai posisi sudah terisi dengan pemain yang mempunyai kualitas baik, awalnya saya ingin tetap mempertahankan team Persija (musim 2009/2010,Red) termasuk Leonard Tupamahu & Abanda Herman, namun melalui berbagai masukan dan pertimbangan beberapa hal akhirnya terdapat beberapa perombakan yang kualitasnya setara, seperti posisi Leonard Tupamahu yang telah diisi oleh Ambrizal dan juga Abanda Herman yang akan diisi oleh Bayemi untuk menghindari kejenuhan para pemain yang telah lama berada di team Persija. JO : Dari rekan-rekan The Jakmania banyak yang mempertanyakan seputar keputusan Bapak untuk memasukkan Precious dan Hendro Kartiko yang dianggap sudah “berumur”, bagaimana tanggapan Bapak ? RD : Menurut hemat saya, sangat sayang jika pemain belakang harus menggunakan pemain asing non asia seperti Abanda Herman dan Pape di musim sebelumnya dan akan lebih baik jika pemain asing non asia ditempatkan pada posisi gelandang ataupun striker mengingat kualitasnya tentu saja diatas rata-rata, demikian juga untuk posisi defender dari pemain asing asia juga tidak mudah mendapatkannya sehingga Precious dianggap sangat pas untuk mengisi posisi ini dan performanyapun masih sangat baik, mengenai keeper Hendro Kartiko saya rasa tidak ada masalah karena sejauh ini performanyapun masih sangat baik. JO : Bicara mengenai pemain asing, saat ini belum semuanya pemain asing bergabung di team, bagaimana tanggapan Bapak, apakah mempengaruhi persiapan team ? RD : Jelas berpengaruh terhadap kesiapan team dan tentu saja saya berharap para pemain asing segera bergabung di team, namun memang saat ini tidak sesederhana di musim-musim sebelumnya mengenai syarat kelengkapan dokumen para pemain asing untuk bisa bermain di Indonesia sehingga memakan waktu yang agak panjang untuk melengkapi seluruh persyaratan yang ada seperti Greg Nwokolo yang saat ini masih belum selesai dalam pengurusan kelengkapan dokumennya. JO : Untuk proses seleksi pemain asing ke-5 sendiri bagaimana Pak ? RD : Sejauh ini hanya Oliver Macort yang masih mengikuti seleksi di Persija dan anda bisa melihat sendiri bagaimana performa Oliver Macort sejauh ini, namun untuk kepastiannya akan ditentukan di pertengahan September mengingat status Akosah masih belum jelas apakah akan dianggap pemain asing non asia ataupun asia, kalau memang Akosah nantinya resmi dianggap sebagai pemain asing asia, maka besar kemungkinan Oliver Macort akan masuk kedalam team Persija. JO : Ada kabar yang beredar dibeberapa media mengenai rencana team Persija yang akan juga merekrut pemain asing John Tarkpor, Cheena, dsb apakah ini benar Pak ? RD : Sekali lagi tergantung dari nantinya apakah Akosah dianggap pemain asing non asia ataukah asia, kemungkinan itu tetap ada, namun apabila Akosah nantinya memang tidak bisa bermain di Indonesia, maka saya sudah menyiapkan calon penggantinya yang pastinya dari pemain asing asia (untuk nama pemain tersebut belum bisa JO publikasikan). JO : Jakmania menyambut gembira atas keputusan bapak memberikan kesempatan terhadap pemain muda U-21 Persija untuk melakukan seleksi ke team Persija senior, bagaimana perkembangan pemain muda tersebut pak ? RD : Sejauh ini saya melihat para pemain muda ini cukup potensial dan saya pikir hari Selasa 7/9 ini saya sudah bisa mengambil keputusan untuk menentukan siapa saja pemain dari U-21 Persija yang akan saya masukkan kedalam squad Persija Senior, namun tentu saja nantinya para pemain muda ini tidak lantas diharapkan skillnya melonjak drastis dalam waktu dekat karena semuanya itu pasti ada prosesnya dan harus bersabar dalam melakukan pembinaan para pemain muda tersebut seperti yang sudah saya lakukan saat menangani para pemain muda Persipura sebelumnya dan saat ini para pemain muda tersebut sudah menjadi pemain inti di Persipura melalui proses yang tidak sebentar. JO : Terakhir Pak, mengenai animo dari Jakmania sendiri sebagai supporter Persija dan juga mengenai responds dari supporter Sriwijaya mengenai kepindahan Bapak ke Persija ? RD : Animo Jakmania tentunya sangat luar biasa dalam hal memberikan dukungannya ke Persija dan mengenai responds dari supporter Sriwijaya sejauh ini tidak ada masalah karena hubungan saya dengan supporter Sriwijaya baik-baik saja dan juga hubungan antara The Jakmania dengan supporter Sriwijayapun juga sangat baik dan mereka (supporter SFC-Red) juga dapat memahami dan memaklumi atas kepindahan saya dari Sriwijaya ke Persija.(JO) |
Minggu, 11 Juli 2010
Tour Solo
ke Solo
Biaya Pendaftaran:
anggota (KTA): Rp. 75.000,-
non-anggota : Rp. 100.000,-
Pendaftaran dibuka: 12 s/d 15 Juli 2010
di korwil masing-masing / Sekretariat The Jakmania
Koordinator: Mardan
Sabtu, 03 Juli 2010
Klarifikasi Insiden Persija di Cirebon
| Ditulis Oleh admint | |
| Saturday, 03 July 2010 | |
| JakOnline-Menanggapi versi cerita yang berkembang mengenai insiden Cirebon sore tadi yang dialami oleh team Persija, berdasarkan kontak Jak Online (JO) dengan pihak Manajemen Persija, Team Persija Jumat pagi ini, 2/7 berangkat menuju kota Cirebon dengan menggunakan Kereta Api untuk memenuhi undangan melakukan uji coba dengan team lokal setempat dan sambutan masyarakat Cirebon sangat antusias ditambah dengan sambutan The Jakmania Cirebon semakin memeriahkan suasana kota Cirebon terhadap kedatangan Team Persija di Kota Udang ini. Tadi sore, Jumat 2/7 Team Persija telah melakukan sesi uji coba lapangan di stadion Bima dan disaksikan oleh masyarakat Cirebon dan The Jak Cirebon dengan lancar, namun pada saat iring-iringan Bus team Persija menuju hotel mengalami insiden memalukan dengan adanya pelemparan batu ke bus pemain Persija oleh beberapa oknum supporter team lain sehingga bebarapa kaca bus pecah dan salah satu pemain Persija, Fahrudin Mustafic mendapatkan 3 jahitan dikepalanya karena terkena pecahan kaca ditambah Bp. Uci dari bagian perlengkapan team Persija yang juga mengalami luka-luka ringan akibat terkena pecahan kaca bus, pada saat terjadinya pelemparan sesaat kemudian masyarakat Cirebon juga berusaha membantu pengejaran oknum-oknum tersebut karena pada dasarnya masyarakat Cirebon sangat "Welcome" dengan team Persija.. Team Persija sendiri saat ini dalam keadaan kondusif, untuk laga ujicoba Persija yang rencananya akan dilakukan Sabtu sore, 3/7 masih menunggu konfirmasi lebih lanjut apakah nantinya laga ujicoba ini akan tetap dilangsungkan atau tidak.(JO) | |
| Pemutakhiran Terakhir ( Saturday, 03 July 2010 ) |
PERSIJA NYAWA GUE
| Ditulis Oleh Hasan Basri | |
| Thursday, 10 June 2010 | |
| Gue amatin didiri temen-temen The Jak semua, banyak yang masih membanggakan dirinya Jakmania, Gue pengen NAMA PERSIJA LEBIH DIBANGGAKAN, KARENA GW LIAT SELAMA INI BELUM SEPERTI ITU. PERSIJA NYAWA GUE, itulah judul yang gue buat karena gue cinta PERSIJA, kemanapun gue pergi sekolah, main, keluar kota, jalan-jalan, rekreasi, tour, renang, jalan-jalan ke mall, kerumah pacar, dll nama PERSIJA kan selalu gue bawa kemana-mana dimanapun gue berada. karena PERSIJA bagaikan kepercayaan, kebanggaan, kehormatan, harga diri, dan NYAWA sekalipun. entah itu bisa kaos, topi, pin, jaket, baju, gelang, sepatu, sendal, stiker, kupluk, jas ujan, gantungan, emblem, dan masih banyak lagi Banyak keributan antar wilayah sesama Jakmania, karena ego mereka yang lebih membanggakan dirinya sendiri ( Jakmania), bukan PERSIJA?? kenapa????????? "kecintaan terhadap Jakmania tuh lebih besar daripada kecintaan lo pada PERSIJA" Hal itu yang membuat keributan/gesekan antar wilayah OREN. karena kita hanya bangga pada diri sendiri,, lantas apa yang kita berikan untuk PERSIJA ?? kalau Gue bilang mulai sekarang, pegang komitmen loe, "KECINTAAN LOE TERHADAP PERSIJA HARUS LEBIH BESAR DARIPADA KECINTAAN LOE TERHADAP THE JAKMANIA" Gue berharap mulai dari sekarang buat yang masih ribut-ribut sesama The Jakmania semoga pada nyadar.. bayangkan mayoritas baju oren yang kita kenakan tiap hari bertuliskan "THE JAKMANIA",, yang pakai baju yang bertuliskan "PERSIJA" lebih sedikit. bandingkan aremania hampir 85% baju mereka tertulis AREMA ?? apalagi disaat AREMA MALANG berganti nama menjadi AREMA INDONESIA,, semua serentak berganti kostum. betapa besarnya kecintaan aremania terhadap AREMA????? gue ingin nama persija lebih lo banggain,, disaat lo pergi kemanapun lo pergi PERSIJA lah yang slalu dihati dinanti sampai mati Salam JEMPOL TELUNJUK PERSIJA PASTI JUARA Note : Tulisan ini sengaja Jak Online muat dengan bahasa sehari-hari agar mudah untuk dimengerti oleh semua kalangan. | |
| Pemutakhiran Terakhir ( Thursday, 10 June 2010 ) |
Selasa, 25 Mei 2010
Stadon Taman BMW
Stadion Taman BMW
Kota : Jakarta, DKI Jakarta
Dibangun : masih dalam tahap pembangunan (dijadwalkan rampung 2011)
Kandang : -
Kapasitas : 40.000 kursi.
Tipe Stadion : Stadion Sepakbola Modern
Kategori : A
Sejarah Singkat
Stadion Taman BMW merupakan kandang masa depan klub elit sepakbola Indonesia, yaitu Persija Jakarta. Yang mana stadion ini akan menjadi salah satu stadion sepakbola modern terbaik di Asia. Dapat di bayangkan apabila stadion ini selesai sesuai perencanaan yang telah ada, stadion ini bakal menjadi Allianz Arena nya Indonesia ataupun menyerupai Emirates Stadium yang ada di Inggris. Semoga Terwujud.
Perkiraan Kondisi
Tribun : A
Tempat duduk : A
Fasilitas : A
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : A
Sabtu, 22 Mei 2010
Kerinduan Itu Akhirnya Terobati
| Ditulis Oleh adminnya | |
| Tuesday, 06 March 2007 | |
| Waktu sudah menunjukkan Pkl. 13.00 WIB ( red : Minggu, 4 Maret 2007 ), segera saja gue kirim sms ke rekan JO yang mengurus tiket, minta dibooking tiket Tribun JO 1 buah ( duh asyiknya...jaman udah berubah..pesen tiket bisa lewat sms...kaga perlu antri lagee..). Sambil tersenyum gue dalam hati mengucapkan terima kasih banyak kepada rekan-rekan JO yang udah berusaha mendapatkan kuota tiket di Tibun Kelas 1. Meski saat ini masih sekitar 20-an tiket, tapi gue yakin kedepannya akan semakin banyak kuota tiket yang didapat. Istirahat dulu, makan siang, trus sholat dhuhur. Kira-kira sepeminuman teh ( hiks..kayak cerita Wiro aje ye..), gue kembali konfirmasi kepada rekan B, kalo gue jadi ke Boeloes siang ini tuk nonton partai Persija vs PSSB. Rasa rindu di hati untuk menyaksikan secara langsung Sang Macan Kemayoran terasa sekali. Apalagi gue bakal ketemu temen-temen JO yang lumayan gokil. Pkl. 14.00 WIB gue pacu kendaraan kesayangan gue menuju Jakarta. Masuk daerah Cilandak, seperti biasa warna-warna oren udah banyak yang keliatan. Dari mulai yang menggunakan motor, bis kota, numpang bak terbuka, angkot, sampai bis-bis besar. Sebenarnya gue rada sangsi , ini kan bukan bigmatch, tapi animo pecinta Persija kok lumayan gede yah ? ( Alhamdulillah, dari hari ke hari makin banyak aje nich suporter oren nya ). Tiba di stadion, gue langsung ke depan Sekretariat Jakmaia tempat rekan JO ngumpul, dan langsung dech ambil tiket bookingan gue. ( Cepat bukan....Ingat..Ga perlu antri..dan harga normal... ). Saat itu waktu menunjukkan Pkl. 14.30 WIB, suasana stadion ramai sekali. Setelah bertemu Mr. E ( pentolan ex. Korwil Priok ), gue ama doi jalan-jalan dulu muter stadion sambil melihat-lihat suasana. Gilee...baru jam segini, suasana stadion rame bener. Sepintas gue liat Tribun Timur udah penuh sesak, tapi di sekitar stadion masih buanyakk temen-temen The Jak yang ga kebagian tiket, ampe tanya ke gue segala punya tiket lebih ga ( et dah..tampang gue kayak tampang calo tiket kali ye..hiks..) Setelah cukup puas, akhirnya gue ama E memutuskan untuk masuk stadion, meski akhirnya kepisah saat masuk stadion, tapi akhirnya kita semua bergabung jadi satu di tribun JO. Ada Mario Ambon, Yudhi Kurus, Aldy Gendut, Gerry Dekil, Adam Jasulmei, dan yang lainnya ( sorry pren ga kesebut semua ). Nah, pas ketemu ama Mr. Cool & Mr. Tito, gue sempet kagum juga, ternyata doi berdua udah punya ID khusus reporter resmi Jakmania Online yang artinya berhak meliput seluruh pertandingan resmi Persija di Liga Indonesia 2007, aksesnya ga cuma foto-foto doank, tapi juga punya hak untuk mewawancara pemain & pelatih Persija maupun tim tamu. ( Mantab kalee pren..). Semoga saat Piala Asia 2007, tim berita JO akan menjadi reporter resmi juga. ( Amin ). Pertandingan dimulai juga akhirnya. Dan saat gol Aliyudin terjadi ( 1-0 ), sontak gue teriak sekencang-kencangnya merayakan gol tersebut. Dan yang bikin meriah adalah dinyalakannya kembang api ( warna oren kemerah-merahan ), yang sengaja dibawa oleh Mr. E dari Tanjung Priok langsung. ( Uhuk..uhuk...abu & asapnya menyengat juga )..Ga papa yang penting perasaan gue bahagia ( sayangnya dokumentasi selebrasi perayaan gol belum gue terima di email ). Apalagi kemudian gol-gol berikutnya lahir dari kaki Bambang Pamungkas, dan Aliyudin sekali lagi. Hingga kedudukan akhir 3-0 untuk Persija. Gue seneng banget. Rindu melihat permainan cantik Persija terbayar sudah. Rindu ketemu temen-temen JO terbayar sudah. Puas rasanya menonton pertandingan Persija vs PSSB sore ini ( Minggu 4 Maret 2007 ). Puas rasanya berteriak-teriak menghilangkan stres. Puas rasanya bisa jingkrak-jingkrak, bernyanyi bersama. Jakmania Oetara Masih Ada. Selain rasa rindu gue terobati, gue juga mendapat kabar dari Mr. E bahwa The Jakmania di sekitar Tanjung Priok masih banyak. Bahkan mereka ini benar-benar oren sejati. Dikala teman-teman mereka bergabung dengan NJ Mania ( ga tau benar-benar cinta Persitara atau ada motivasi lainnya ), namun warna oren masih banyak di Tanjung Priok. Sama seperti yang die katakan , "biarin deh temen-temen gue pindah hati ke warna biru..tapi gue mah tetep Persija ampe mati" ( kate si E ). ( Bukannya ampe tipi doank nich bang ? ke..ke..ke..ke.. ). KATANYA BOLA KITA RUSUH, KATANYA BOLA KITA TAK BERMUTU. APAPUN YANG TERJADI, AKU TETAP BERJANJI MENDUKUNG BOLA NEGERI INI PERSIJA AMPE MATI.... THE JAKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKK.. | |
| Pemutakhiran Terakhir ( Thursday, 08 March 2007 ) |

